PENGUATAN MODERASI BERAGAMA DALAM BINGKAI KONSTITUSI DAN SIYASAH SYAR’IYYAH DI ERA DIGITAL
Keywords:
Moderasi Beragama, Konstitusi, Siyasah Syar’iyyahAbstract
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi dan produksi wacana keagamaan di Indonesia, termasuk di tingkat desa. Media sosial menjadi ruang baru penyebaran informasi keagamaan yang tidak selalu selaras dengan nilai konstitusi dan prinsip kemaslahatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat moderasi beragama dalam bingkai konstitusi dan siyasah syar’iyyah di era digital pada masyarakat Desa Pematang Gajah, Kabupaten Muaro Jambi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif melalui sosialisasi konstitusi, diskusi nilai maqāṣid al-sharī‘ah, serta pelatihan literasi digital. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi partisipatif, dan refleksi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap hak kebebasan beragama, batas konstitusional dalam berekspresi, serta peran negara dalam menjaga harmoni sosial. Selain itu, terjadi internalisasi nilai siyasah syar’iyyah sebagai prinsip kemaslahatan publik dan peningkatan kemampuan literasi digital dalam memilah informasi serta menghindari penyebaran konten provokatif. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan moderasi beragama di era digital harus dilakukan secara integratif melalui pendekatan konstitusional, teologis, dan literasi digital berbasis komunitas. Model ini berpotensi direplikasi pada tingkat desa sebagai strategi preventif dalam membangun harmoni sosial dan ketahanan ideologi bangsa.
